Integrasi Teknologi dan Karakter: Hari Kedua Ujian Madrasah MAN 5 Sleman Berbasis Digital
SLEMAN – Perjuangan siswa kelas XII MAN 5 Sleman dalam rangkaian Ujian Madrasah tahun pelajaran 2025/2026 terus berlanjut dengan penuh konsentrasi. Memasuki hari kedua pada Selasa, 3 Maret 2026, seluruh peserta ujian menunjukkan kesiapan tinggi dalam menghadapi evaluasi akhir masa studi mereka.
Sesuai dengan pembiasaan yang telah ditetapkan, kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan penguatan aspek spiritual di aula madrasah.
Seluruh siswa kelas XII melaksanakan Sholat Dhuha, Tadarus Al-Qur'an, Mujahadah, serta pelantunan Asmaul Husna secara berjamaah. Agenda batiniah ini menjadi modal utama bagi siswa untuk menjaga ketenangan hati sebelum berhadapan dengan perangkat ujian.

Pada pelaksanaan hari kedua ini, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan. Sesi pertama adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berlangsung pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Setelah istirahat sejenak, siswa melanjutkan sesi kedua untuk mata pelajaran Al-Qur'an Hadits pada pukul 10.15 hingga 12.15 WIB.
Berbeda dengan cara konvensional, pelaksanaan ujian tahun ini telah mengadopsi teknologi digital sepenuhnya. Seluruh siswa mengerjakan soal melalui platform Jogja Madrasah Digital (JMD) dengan menggunakan perangkat gawai atau smartphone masing-masing.
Penggunaan platform digital ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi penilaian, serta mendukung gerakan madrasah ramah lingkungan dengan meminimalisir penggunaan kertas.
Mucharom, S.Ag., M.S.I., selaku Kepala MAN 5 Sleman, mengapresiasi ketertiban yang ditunjukkan oleh para siswa dan panitia dalam beradaptasi dengan sistem ujian digital ini. Menurutnya, integrasi antara nilai spiritual melalui mujahadah pagi dengan kemajuan teknologi merupakan kunci pembentukan karakter siswa yang religius namun tetap melek teknologi. Ia berharap suasana kondusif ini tetap terjaga hingga hari terakhir ujian pada 12 Maret mendatang agar hasil yang dicapai para siswa bisa maksimal dan membawa keberkahan bagi masa depan mereka.
Siti Aminah, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, menambahkan bahwa secara teknis pelaksanaan berbasis Jogja Madrasah Digital pada hari kedua berjalan sangat lancar. Ia menekankan bahwa meskipun menggunakan HP masing-masing, pengawasan tetap dilakukan secara ketat untuk menjamin integritas akademik. Kesiapan jaringan internet dan kestabilan platform digital di madrasah menjadi faktor pendukung utama kenyamanan siswa dalam mengerjakan soal Bahasa Indonesia dan Al-Qur'an Hadits hari ini.
Ujian Madrasah ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga pertengahan Maret dengan pemantauan intensif guna menjamin kualitas kelulusan siswa MAN 5 Sleman. (AR)
Kirim Komentar